Langkah pertama tim relawan Laznas Nurul Hayat saat menjejakkan kaki di Banjarbaru disambut oleh pemandangan yang memilukan. Udara yang seharusnya bersih dan menyegarkan kini tertutup rapat oleh gulungan kabut asap pekat. Setiap tarikan napas terasa berat, mata memerah perih, dan dada menyempit akibat partikel membahayakan yang melayang bebas. Di tengah situasi krisis akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini, masih banyak masyarakat setempat serta pengguna jalan yang terpaksa beraktivitas normal tanpa pelindung wajah. Padahal, ancaman Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan bahaya kesehatan jangka panjang sedang mengintai setiap detik. Karena itulah, gerakan untuk bantu warga terdampak karhutla menjadi panggilan kemanusiaan yang teramat mendesak bagi kita semua. Bahaya Tersembunyi Kabut Asap bagi Warga dan Anak-anak Kabut asap akibat karhutla bukan sekadar mengganggu jarak pandang, melainkan juga membawa racun mikroskopis yang sangat berbahaya bagi paru-paru. Anak-anak, ...
Alvina Prameswari's
Let's Share The Happiness